Kenali Ciri Investasi Bodong yang Membahayakan Aset Anda

Posted on
=

Sebelum memutuskan bergabung di dunia penanaman modal, ada baiknya untuk mengenal apa saja ciri investasi bodong yang dapat merugikan Anda. Maraknya minat masyarakat mendorong para oknum berkeliaran melakukan penipuan kepada para investor pemula.

Saat ini sudah banyak tersedia platform-platform yang memudahkan proses penanaman modal. Berbagai jenis penanaman modal ditawarkan dengan keuntungan dan risiko yang berbeda-beda untuk menyesuaikan profil investor.

Ciri Investasi Bodong Ini Wajib Anda Hindari

Penanaman modal palsu akan menyebabkan investor kehilangan modalnya begitu saja. Setelah itu, oknum bersangkutan akan berdalih bahwa hal tersebut adalah bentuk kerugian. Oleh karena itu, kenali apa saja ciri dari investasi bodong yang perlu Anda waspadai.

  1. Keuntungan Tidak Masuk Akal

Biasanya manajer akan menjelaskan terkait imbal balik yang akan Anda dapatkan. Semisal Anda berinvestasi 20 juta dan imbal baliknya sebesar 10% per tahun. Maka dalam setahun Anda akan memperoleh Rp 22 juta.

Tetapi, hati-hati jika return yang dijanjikan sangat besar seperti puluhan kali lipat. Hal ini merupakan salah satu ciri investasi bodong yang banyak ditemui.

  • Izin Tidak Jelas

Pastikan kegiatan penanaman modal sudah berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Karena investasi bodong tidak memiliki izin untuk membuktikan keabsahannya.

  • Sistem Pencairan Dana Tidak Transparan

Biasanya sistem pencairan dana suatu investasi sangatlah mudah dan jelas. Sistem pencairan dana ini sendiri dapat diketahui melalui prospektus.

Jika prospektus dan sistem pencairan dana sejak awal sudah tidak jelas, maka sebaiknya Anda berhati-hati. Karena salah satu ciri investasi bodong adalah tidak lengkapnya prospektus.

  • Prospektus Tidak Lengkap

Prospektus merupakan dokumen yang di dalamnya terdapat informasi lengkap terkait suatu emiten dan sudah berlisensi OJK. Melalui prospektus Anda dapat mengetahui tujuan, kebijakan, sistem pencairan dana, hingga risiko yang dapat terjadi.

Baca Juga :   Tips Investasi untuk Pemula Berikut Ini Wajib Anda Ketahui

Oleh karena itu, pastikan prospektus dari kegiatan penanaman modal sudah jelas. Karena salah satu ciri dari investasi bodong adalah tidak lengkap dan tidak jelasnya prospektus.

  • Manajer Tidak Tersertifikasi

Ciri terakhir yang perlu Anda kenali adalah manajernya. Penanaman modal yang resmi pasti sudah memiliki manajer tersertifikasi dan memiliki izin resmi dari OJK. Sedangkan, kegiatan penanaman modal bodong tidak memiliki manajer dengan sertifikasi tersebut.

Sebelum mulai berinvestasi, penting untuk mempelajari lebih lanjut terlebih dahulu. Penting juga untuk mempelajari apa saja ciri investasi bodong agar investasi Anda tetap aman dan tidak berujung petaka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *