Dampak Merokok – Merokok adalah kebiasaan menghirup asap dari bahan tumbuhan yang terbakar.
Nikotin bekerja pada otak Anda untuk menciptakan perasaan rileks dan menyenangkan yang membuat sulit untuk berhenti.
Namun, merokok tembakau meningkatkan risiko kanker, stroke, serangan jantung, penyakit paru-paru, dan masalah kesehatan lainnya.
Pengganti nikotin dan perubahan gaya hidup dapat membantu Anda berhenti.
Apa itu Merokok?
Merokok adalah ketika Anda menghirup dan menghembuskan asap dari bahan tumbuhan yang terbakar yang digulung menjadi pembungkus (rokok).
Anda menyalakan ujung rokok dan menghisap asap ke dalam mulut Anda melalui ujung lainnya.
Asap tersebut mengalir melalui saluran pernapasan Anda, masuk ke paru-paru Anda, dan melalui aliran darah Anda ke otak dan organ lainnya.
Apa yang Dilakukan Rokok pada Tubuh Anda?
Merokok memengaruhi segala hal, mulai dari penampilan kulit dan kuku Anda hingga cara kerja jaringan, organ, dan bahkan DNA Anda.
Efek merokok pada tubuh Anda dimulai sejak Anda menyalakan sebatang rokok.
Ribuan zat kimia yang dilepaskan dari pembakaran tembakau memulai perjalanannya yang merusak bahkan sebelum Anda menghisapnya.
Dampak Merokok terhadap Kesehatan
Orang paling sering mengaitkan merokok dengan penyebab kanker paru-paru.
Tetapi merokok dapat menyebabkan atau meningkatkan risiko Anda terhadap banyak kondisi kesehatan di hampir setiap bagian tubuh Anda.
Ini termasuk:
1. Kanker
Lihat di bawah untuk daftar lengkap kanker yang dapat disebabkan oleh merokok.
2. Penyakit paru-paru
Ini termasuk PPOK, tuberkulosis, asma, dan fibrosis paru.
3. Penyakit jantung dan pembuluh darah
Ini dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, atau gagal jantung.
4. Penyakit mata
Ini termasuk katarak, degenerasi makula, kehilangan penglihatan, dan kebutaan.
5. Kondisi yang ada sejak lahir
Ini termasuk berat badan lahir rendah dan malformasi kongenital (cacat lahir) pada bayi yang lahir dari wanita yang merokok saat hamil.
6. Keguguran
7. Diabetes tipe 2
8. Artritis reumatoid (RA) dan penyakit autoimun lainnya
9. Disfungsi ereksi
10. Masalah kesuburan
11. Penuaan dini
Asap rokok pasif, atau asap yang Anda hirup dari seseorang yang merokok di dekat Anda, juga memiliki risiko kesehatan yang signifikan.
Bagaimana Cara Berhenti Merokok?
Ada banyak alat untuk membantu Anda berhenti merokok. Anda mungkin memerlukan kombinasi berbagai pendekatan sebelum menemukan solusi yang cocok untuk Anda.
Atau Anda mungkin perlu mengubah pendekatan Anda ketika satu pendekatan berhenti bekerja.
Beberapa pilihan meliputi:
1. Berhenti mendadak
Ini berarti berhenti sekaligus, tanpa obat-obatan atau pengganti nikotin. Metode ini dapat bekerja dengan baik untuk beberapa orang.
Tetapi hubungan tubuh Anda dengan nikotin dapat membuat jalan ini sulit.
2. Terapi pengganti nikotin
Ini termasuk permen karet, permen hisap, plester, semprotan hidung, atau inhaler.
3. Pengobatan
Penyedia layanan kesehatan Anda mungkin meresepkan bupropion atau varenicline untuk membantu mengatasi gejala putus nikotin dan keinginan merokok.
4. Perubahan gaya hidup
Berolahraga lebih banyak, mengubah rutinitas Anda, atau menggunakan terapi perilaku kognitif (CBT) dapat membantu Anda merasa lebih baik dan menghentikan kebiasaan yang Anda kaitkan dengan merokok.
Bagaimana Cara Merawat Diri Sendiri Jika Merokok?
Bukan rahasia lagi bahwa cara terbaik untuk merawat diri sendiri jika Anda merokok adalah dengan berhenti.
Namun, selama proses berhenti merokok, Anda dapat membantu tubuh Anda pulih dengan berolahraga, dan dengan mengonsumsi makanan bergizi serta minum banyak air.
Baik Anda saat ini merokok atau sudah tidak merokok lagi, bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan Anda tentang pemeriksaan skrining kanker paru-paru rutin.
Pemeriksaan ini dapat mendeteksi kanker sejak dini dan menyelamatkan hidup Anda. (Fahma Ardiana)









Leave a Comment