Risiko Bisnis yang Harus Dipahami Pemula

Fahma Ardiana

0 Comment

Link
Artikel ini membahas mengenai beberapa jenis risiko bisnis yang perlu diperhatikan dan wajib dipahami terutama oleh para pemula.
=

Risiko Bisnis – Perusahaan menghadapi ancaman bisnis apabila terdapat kemungkinan ketidakpastian yang berkaitan dengan strategi, keuntungan, kepatuhan, serta keadaan lingkungan, kesehatan, dan keselamatan kerja.

Ancaman bisnis bisa berdampak pada keuntungan bersih perusahaan serta citranya di hadapan konsumen, dan rencana manajemen risiko dapat berfungsi untuk mengurangi dampak tersebut.

Artikel ini membahas pengertian risiko bisnis, mengenali sepuluh tipe risiko bisnis, dan menjelaskan metode pengelolaannya.

Sepuluh Tipe Risiko Bisnis yang Harus Diketahui oleh Pemula

Berikut adalah beberapa kategori risiko bisnis yang perlu diperhatikan saat menilai posisi perusahaan dan harus dipahami terutama oleh para pemula:

1. Risiko Kepatuhan

Pada urutan pertama ada risiko kepatuhan merujuk pada risiko yang dihadapi perusahaan baik dari segi reputasi maupun financial.

Hal itu terjadi akibat pelanggaran terhadap hukum dan peraturan eksternal maupun standar internal.

Risiko ini dapat mengakibatkan perusahaan harus membayar denda besar atau kehilangan konsumen.

2. Risiko Hukum

Risiko Bisnis - Risiko Hukum
Risiko Bisnis – Risiko Hukum

Risiko hukum termasuk dalam kategori risiko kepatuhan yang muncul ketika perusahaan tidak memenuhi peraturan pemerintah.

Di samping itu, risiko hukum bikin perusahaan menghadapi tuntutan yang dapat menguras biaya dan menurunkan reputasinya. Berikut adalah beberapa contoh risiko hukum bagi perusahaan:

– Risiko Kontraktual

Selanjutnya ada risiko kontraktual muncul saat perusahaan gagal menjalankan kewajiban atau tanggung jawab yang tertera dalam kontrak bisnis.

– Risiko Sengketa

Selain itu ada risiko sengketa merupakan konflik hukum yang timbul antara perusahaan dengan pelanggan, pemangku kepentingan, atau masyarakat yang dapat merusak kelancaran bisnis.

– Risiko Regulasi

Risiko regulasi mungkin terjadi jika pemerintah mencabut izin operasional perusahaan.

3. Risiko Strategis

Risiko strategis muncul ketika suatu perusahaan menggunakan strategi bisnis yang kurang tepat atau para eksekutif tidak mengikuti strategi yang ditetapkan.

Baca Juga :  IFG Life Lelang Sejumlah Aset Properti dan Menjadikannya Aset Finansial

Akibatnya, perusahaan bisa jadi tidak mampu mencapai tujuannya karena adanya risiko strategis ini.

4. Risiko Reputasi

Yang no 4 ada risiko reputasi mengancam citra perusahaan dan pandangan publik. Risiko ini dapat menyebabkan penurunan pendapatan serta hilangnya kepercayaan dari para pemegang saham.

5. Risiko Operasional

Risiko Bisnis - Risiko Operasional
Risiko Bisnis – Risiko Operasional

Risiko operasional terjadi ketika kegiatan sehari-hari perusahaan mengancam turunnya laba.

 

Faktor internal atau eksternal bisa menjadi sumber risiko operasional. Berikut adalah beberapa contoh risiko operasional:

– Kesalahan Karyawan

Sebuah perusahaan dapat menghadapi gangguan operasional jika karyawan melakukan kesalahan yang signifikan.

– Kerusakan Aset

Bencana alam bisa merusak aset fisik perusahaan, yang menjadi salah satu risiko operasional.

– Penipuan Eksternal

Ketika perusahaan mengalami tindakan penipuan dari pihak ketiga, seperti pencurian, hal tersebut menjadi risiko operasional yang serius bagi perusahaan.

6. Risiko Manusia

Selanjutnya yaitu risiko manusia dalam bisnis dapat muncul dari kegagalan karyawan untuk menjalankan tugas-tugas penting mereka di tempat kerja.

Risiko yang berhubungan dengan manusia dapat timbul dari elemen yang berada di luar kendali karyawan, seperti masalah kesehatan atau tindakan yang disengaja seperti pencurian dan penipuan.

Ketika suatu perusahaan menghadapi risiko ini, bisa terjadi kerugian dalam hal keuntungan.

 

7. Risiko Keamanan

Sebuah perusahaan mungkin mengalami risiko keamanan jika tidak dapat merancang atau melaksanakan rencana keamanan siber dengan baik.

Pelatihan yang kurang memadai bagi staf, minimnya pengujian terhadap perangkat lunak, dan kebijakan pembaruan keamanan yang lemah dapat mengancam stabilitas keuangan serta reputasi perusahaan.

8. Risiko Keuangan

Risiko keuangan dapat muncul ketika perusahaan gagal dalam mengelola utang atau merencanakan keuangan dengan baik.

 

Perubahan kondisi pasar atau kerugian dapat membahayakan kesehatan keuangan perusahaan. Berikut adalah beberapa contoh risiko keuangan yang dapat dihadapi oleh bisnis:

Baca Juga :  Pengertian Ide Bisnis Rumahan dan Kelebihannya

– Risiko valuta asing

Sebuah perusahaan bisa menghadapi risiko valuta asing dalam transaksi internasional karena nilai mata uang asing bisa tiba-tiba menurun.

– Risiko default

Mengambil pinjaman dengan bunga yang lebih tinggi daripada yang dapat ditangani oleh perusahaan dapat membawa risiko default, yaitu ketidakmampuan untuk membayar kembali pinjaman.

– Risiko likuiditas

Sebuah perusahaan menghadapi risiko likuiditas ketika tidak dapat dengan cepat mengubah asetnya menjadi uang tunai.

 

9. Risiko Persaingan

Risiko Bisnis - Risiko Persaingan
Risiko Bisnis – Risiko Persaingan

Hal selanjutnya yaitu risiko persaingan muncul ketika para pesaing berhasil mengambil bagian pasar yang lebih besar untuk produk atau layanan tertentu.

Risiko ini sering kali disebut risiko kenyamanan, karena bisa terjadi saat para pemimpin perusahaan merasa terlalu nyaman dengan kinerja bisnis sehingga mengabaikan pentingnya perbaikan berkelanjutan pada produk atau layanan.

10. Risiko Fisik

Risiko fisik mengacu pada bahaya yang mengancam aset fisik perusahaan, termasuk peralatan, gedung, dan karyawan.

 

Penyebab risiko fisik meliputi kerusakan bangunan akibat kebakaran atau bencana alam serta kurangnya pelatihan mengenai penggunaan peralatan secara aman.

Perusahaan mungkin harus mengeluarkan biaya untuk memperbaiki aset fisik akibat risiko ini.

Itulah dia pembahasan mengenai beberapa jenis risiko bisnis yang perlu diperhatikan saat Anda mengevaluasi posisi perusahaan dan wajib dipahami terutama oleh para pemula. (Fahma Ardiana)

Share:

Related Post

Leave a Comment